Hubungan yang baik adalah saat kedua belah pihak sama-sama merasakan perasaan yang sama, yakni cinta. Namun, ketika salah satu pihak merasa tidak ada lagi cinta, semua pun berubah menjadi hambar, malah bisa menjadi sebuah bencana.

Anda mungkin berpikir bahwa mengakhiri hubungan adalah jalan yang terbaik. Tetapi, sang kekasih yang masih mencintai Anda pasti akan menolak keputusan tersebut.

Jika Anda tidak berhati-hati saat memutuskan hubungan, bisa-bisa si dia berbuat nekat. Agar hal tersebut tidak terjadi, berikut cara memutuskan hubungan dengan baik-baik:

1. Yakinkan diri
Pertama yang harus Anda lakukan adalah bertanya kepada diri sendiri, benarkah Anda tak lagi mencintainya. Jangan hanya melihat sisi buruknya, ingat juga masa-masa indah bersamanya.

Jangan mengambil keputusan terlalu dini. Pikirkanlah hal ini secara matang-matang. Keputusan yang terlalu dini, selain akan meruncingkan masalah, juga bisa berujung pada penyesalan.

2. Bicara dari hati ke hati
Jika sudah yakin akan keputusan Anda, cari waktu yang baik dan duduklah baik baik untuk membicarakan masalah Anda kepadanya. Ingat, gunakan kata-kata yang tidak menyakitinya dan bicarakan dengan baik bahwa Anda tak bisa lagi bersamanya.

Usahakan agar hubungan Anda dan pasangan berakhir baik-baik. Meskipun meninggalkan luka di salah satu pihak, namun hubungan yang diakhiri secara baik-baik dapat menjauhkan pasangan dari tindakan-tindakan yang diluar akal sehat.

3. Minta bantuan orang terdekatnya
Saat si dia tidak bisa menerima kenyataan dan memaksa ingin mempertahankan hubungan ini, konsultasikan masalah ini kapada teman atau keluarga terdekatnya. Jika perlu bicarakan dengan orangtuanya.

Dalam hal seperti ini, pihak ketiga bisa membantu menyelesaikan masalah. Orang terdekat dari pasangan Anda bisa meyakinkan si dia untuk tidak melanjutkan hubungan ini.