SEORANG anak mendatangi ibunya di dapur dan langsung bertanya, “Bu, burung merpati itu asalnya darimana, sih?”

“Dari telur” jawab ibunya.

“Oooo…” jawab anak tersebut.

“Kalau saya asalnya darimana?” tanya anak itu lagi.

Si ibu merasa sudah saatnya untuk menjelaskan kepada si anak mengenai asal usulnya. Lalu si ibu bercerita, “Semuanya diawali dengan rasa sayang ibu dan bapak. Terus ibu dan bapak menikah. Karena rasa sayang ibu dan bapak itu, ibu kemudian hamil. Waktu itu kamu ada di dalam perut ibu, masih kecil sekali. Lama kelamaan kamu mulai tumbuh membesar sehingga perut ibu juga membesar. Setelah sembilan bulan kemudian baru kamu lahir. Sekarang kamu sudah menjadi sebesar ini”. Si ibu menutup penjelasannya sambil tersenyum.

“Ada apa, koj kamu bertanya seperti itu?”, tanya si ibu.

“Ah nggak, tadi di sekolah saya ditanya guru, ‘kamu berasal darimana?’,” jawab si anak.

“Terus, kamu jawab apa?”, tanya si ibu lagi.

“Saya diam saja, habis saya nggak tahu sih”, jawab si anak.

Merasa penasaran, si ibu bertanya lagi, “Teman-teman kamu yang lain jawab apa?”.

“Ada yang dari Malang, ada yang dari Surabaya. Macem-macem, Bu”, jawab si anak.