Batuk dan bersin merupakan penyakit menular, namun belum banyak orang yang peduli untuk mencegahnya. Sebuah survei yang dilakukan di tengah isu wabah swine flu menyajikan data satu dari empat orang belum menutup hidungnya saat batuk atau bersin.
Kebanyakan orang menggunakan tangan untuk menutup mulutnya, padahal para ahli kesehatan menyarankan penggunaan masker atau paling tidak menutup mulut dengan sapu tangan. Tangan bisa menjadi media penularan virus flu bila kita tidak segera mencuci tangan setelah bersin atau batuk.
“Bila kita menutup mulut dengan tangan saat batuk atau bersih, virus segera berpindah ke tangan. Kemudian kita menyentuh gagang pintu, perabot dan benda lain. Bila orang lain juga menyentuh benda-benda itu maka virusnya akan ikut terbawa,” kata Nick Wilson, ahli kesehatan dari Otago University.
Wilson dan tim mahasiswa kedokteran secara tersembunyi mengamati kebiasaan orang di tempat umum saat batuk atau bersin. Mereka mengobservasi 384 orang di berbagai tempat umum seperti stasiun kereta, pusat perbelanjaan serta rumah sakit di kota Wellington, Selandia Baru.
Kebiasan tersebut sebenarnya bukan cuma ada di Selandia Baru. Bila diperhatikan, masih sedikit orang yang punya kebiasaan menutup tangan saat batuk di Indonesia.
“Seharusnya saat kita sakit flu kita wajib menggunakan masker. Ini seharusnya kita jadikan budaya, termasuk dibiasakan pada anak-anak untuk mencegah penularan penyakit,” kata dr.Soedjatmiko, Sp.A (K), dalam sebuah kesempatan.
kompas.com