Hari ini hari yang menyebalkan untuk erika ,. Mungkin pagi tadi hari yang indah untuknya namun saat siang datang ia merasa hari-harinya berubah . ia tak merasakan kebahagiaan yang biasa ia rasakan . yah , dia memang sedang terkena masalah dengan guru BK . erika sekolah di SMA Maju Jaya . salah satu sekolah elite d kota Jogja . ia sangat bangga masuk ke sekolah itu . di sekolah itu ia berkenalan dengan salah satu siswa kini menjadi sahbatnya . namanya dea . dea selalu ada di saat erika membutuhkannya . dea juga tau baik buruknya erika . mereka selalu sekelas dari mulai kelas X hingga sekarang mereka sudah kelas XI . erika mempunyai pacar yang bernama dika . erika sangat menyayangi dika . begitu juga sebaliknya . dika sekarang sudah kuliah di salah satu universitas yang cukup elite juga di dekat sekolah erika . Mereka menjalani hubungan ini secara backstreet dari orangtua erika . karena orangtua erika terlebih ayahnya belum setuju erika berpacaran .

Hingga masalah ini datang . suatu ketika guru BK mereka datang ke kelas erika . erika tampak santai karena dia kira gurunya hanya akan memberikan pengumuman yang bagi dia tidak terlalu penting . tetapi dugaannya salah . guru itu memanggilnya untuk keluar kelas . gurunya bilang hanya akan menanyai tentang masalah kaki karena erika pernah mengalami cedera pada kakinya beberapa bulan yang lalu . setelah mengiyaan ajakan gurunya erika di ajak ngobrol oleh gurunya itu . gurunya bernama bu suti .

“Erika, kamu sangat beruntung sekali karena cedera kamu bisa cepat sembuh . tetangga ibu ada lho yang cedera seperti kamu tapi sampai sekarang belum sembuh . kamu beruntung sekali .” kata bu suti.

“ehm iya . terima kasih bu .” jawab erika .

“erika ., apakah sekarang ini kamu sudah punya pacar ? . kalau boleh tau anak mana pacar kamu itu ? “

“sudah bu . dia anak jogja juga bu . memangnya kenapa bu ? “

“begini , ibu mau bertanya . tapi ibu harap kamu menjawab dengan jujur . kalau kamu menjawab dengan jujur ibu berjanji akan menyimpan ini dengan rapi .”

“masalah apa bu ?”

“masalah foto . tadi ibu mendapat kiriman email dari guru kamu yang sedang berada di australia ya , pak aziz. dia mengirimkan email kepada pak pandi . email itu berisi 2 foto . “

“foto apa bu? “

“di foto itu terlihat gambar kamu sedang berciuman dengan pacar kamu.”

Erika pun kaget . ia tak menyangka bahwa foto yang hanya dia dan dika saja yang tau kini gurunya sudah tau . erika bingung . tetapi ia tidak menyangkal tentang kebenaran foto itu . ia menysali karena mengapa ia bisa foto seperti itu .

“em , iya bu itu memang foto saya . tapi saya tidak sengaja melakukan itu .” jawab erika .

“tetapi di foto itu kamu terlihat bangga sekali dengan apa yang kamu lakukan . ada 2 foto dengan versi yang berbeda.” Jawab bu suti dengan nada sedikit tidak percaya .

“saya benar-benar tidak sengaja bu. Saya harap ibu tidak memberitahukan orang tua saya.” Jawab erika dengan nada yang menahan tangis .

Ia berfikir bila masalah itu sampai ke orang tua . dika tidak akan di ijinkan kembali datang ke rumahnya . bahkan restu dari orangtua erika yang sebentar lagi mereka dapatkan akan hilang .

“tapi keberadaan kamu di dunia ini kan orang tua kamu yang menginginkan . dan kamu menjadi tanggung jawab orangtua kamu . kamu tahu ? perbuatan kamu ini sudah melanggar norma agama . sekolah ini sudah terpuruk keadaannya karena nilai dan prestasi siswanya menurun . sekarang ditambah lagi dengan masalah kamu ini . ibu yakin pacar kamu itu bukan orang yang bertanggung jawab .”

“tapi bu , saya mohon jangan beritahukan masalah ini kepada ayah saya . saya tidak mau ayah saya kecewa dengan saya .”

“kalau kamu sudah tau akn mengecewakan ayah kamu mengapa kamu lakukan hal yang seperti itu ? .”

“saya tidak tau bu kalau akhirnya menjadi seperti ini .”

“kamu takut kepada ayah kamu , tapi apakah kamu juga takut kepada tuhan ? mungkin kamu melakukan hal ini tanpa ada yang tau . tetapi tuhan melihatnya. Dan kamu sudah di catat jelek oleh malaikatnya.”

Erika hanya diam . ia bingung dan tak tau harus berkata apa . akhirnya ia memutuskan untuk memberitahukan dika lewat SMS .

To : Dika

Dik, guru gue sekarang ada yang tau tentang foto kita . gue bingung mesti gimana . lo bantuin gue.

Setelah erika mengirim SMS itu gurunya berkata lagi .

“kita selesaikan masalah ini sekarang atau besok saja ? saya harap dapat menemukan jalan yang terbaik untuk kamu .”

“selesaikan hari ini saja bu . tapi saya harap ibu benar-benar tidak memberitahu ayah saya.”

“ibu tunggu kamu di ruang BK.”

“iya bu.”

Setelah itu ia menuju kelas dengan langkah gontai dan mata yang sendu . tiba-tiba terdengar bunyi handphone erika . cepat-cepat ia membuka SMS itu . dari dika ternyata .

From : Dika

Hah ? dari mana tu guru bisa tau ? kurang kerjaan banget sih ngurusin urusan pribadi muridnya . lo gapapa kan ka ? .

To : Dika

Gue gapapa . cuman shock dikit tadi . gue gatau mesti gimana kalo sampe ortu gue tau . yang jelas lo bakal di tuduh habis”an m bokap gue .

Lalu erika berjalan menuju ruang BK . di situ telah ada bu suti dan pak pandi .

“ini foto kamu . dan ini komentar dari orangtua murid yang mengirimkan foto tersebut.” Kata pak pandi .

“hah ? darimana orang ini tau foto itu?” tanya erika.

“pertanyaan yang tidak penting untuk saya jawab dan kamu ajukan.” Kata pak pandi .

“saya benar-benar tidak tau tentang foto ini pak bu .” jawab erika sambil menangis .

“bagaimana kamu tidak tahu jika kamu benar-benar melakukannya ? . mustahil sekali . dan kamu terlihat bangga dengan hal itu. Silahkan kamu renungkan dulu.” kata bu suti.

Dalam hati erika berkata , “Brengsek , siapa sih yang berani-beraninya nyebarin foto gue ini ?”

“Erika!” panggil bu suti .

“iya bu .” jawab erika .

Lalu erika mendekat . bu suti bilang bahwa kakak erika sudah mengetahui tentang foto dan masalah ini . tetapi dia tidak mau memberitahukan kepada siapa-siapa . mendengar itu erika kaget . ia tak menyangka kakaknya tega melakukan ini .

Erika lalu pulang . dia di jemput oleh sopirnya . dalam perjalanan ia terlihat diam . bahkan di rumah pun dia menjadi pendiam . sampai kakak dan ayahnya heran . dirumah dia hanya tinggal bersama kakak dan ayahnya . ibunya telah lama bercerai dengan ayahnya .

Kini hari-harinya menjadi suram . sudah 3hari erika menjadi pendiam dan membuat orang rumah dan teman-temannya heran . erika yang selama ini ceria , cerewet dan tak pernah sedih berubah menjadi pendiam , pemurung dan seperti tak punya semngat hidup . hingga ayahnya datng ke sekolah erika dan ada seorang temannya yang tahu dan membritahukan hal ini pada erika . erika pun terkejut dan dia merasakan takut yang lur biasa . ia berfikir lebih baik ia mati saja hari itu .

Teman erika memberitahukan bahwa sekarang ayahnya sedang berada di ruang kepala sekolah bersama dengan bu suti . erika bingung , takut dan gelisah . ia tak tau harus berkata apa nanti . ia tak ingin ayahnya kecewa .

Setibanya di rumah . ayahnya langsung menanyai erika .

“apa kamu sudah bosan sekolah di sekolahmu sekarang ?”

“ngga yah . erika udak tau mesti ini masalah foto erika itu kan ? erika minta maaf sama ayah . erika udah bikin ayah kecewa. “

“gara-gara kelakuanmu itu kamu bisa di keluarkan dari sekolah itu erika ! apa kamu tidak sadar ?” tanya ayahnya dengan nada yang semakin meninggi .

“maaf yah . erika bener-bener ga sengaja dan ga tau kalau bakal terjadi seperi itu . erika ga tau ayah.”

“halah !ini semua pasti kerjaan dika kan ?! sudah ayah bilang kamu berhati-hati kalau bergaul . pasti dika yang menyebarkan foto itu . karena dia ingin menghancurkan ayah ! iya kan !”

“bukan yah , dika udah bilang ke erika kalu bukan dika yang menyaberkan foto itu . bahkan dia udah bersumpah atas nama tuhan . erika ykin bukan dika ay.”

“semua orang bisa saja berkata seperti itu . karena tidak ada maling yang akan mengaku maling. Terserah kamu sekarang mau percaya pada siapa ! apa kamu akan menuduh kakak kamu ? tidak mungkin erika , karena dia adalah kakak kandung kamu ! ini pasti kerjaannya dika !”

Erika hanya diam dan menangis . ia yakin bahwa bukan dika yang menyebarkan foto itu. Tapi mengapa tidak ada yang percaya padanya ? akhirnya erika memutuskan untuk bertemu dika keesokan harinya .

Dika tampak kacau sekali setelah mendengar erika berkata seperti itu. Ya , erika memang telah menceritakan semua yang terjadi pada dika . dika bahkan tidak percaya dengan semua itu .

“gue ga tau jalan pikiran keluarga lo tu gimana. Gue kecewa ma keluarga lo.” Kata dika dengan nada kecewa .

“maafin gue dik , gue juga ga tau bakal jadi gini . lo marah ma gue ? gue bisa trima itu , apa lo mau cari cewek lagi ? oke gue ikhlasin lo . tapi gue minta lo maafin gue.” Jawab erika sedih .

“gak ! gue ga bakal tinggalin lo . lagian ini juga bukan sepenuhnya salah lo . gini aja , kita hadepin ini bareng-bareng. Gue ga akan tinggalin lo asal lo setia ma gue.”

“iya dik , gue janji setia ma elo. Makasih ya . gue sayang lo.”

“gue juga sayang banget ma lo ka . udah jangan nangis lagi ya. Senyum dong .”

“iya iya . lo beneran janji ya ga kan tinggalin gue. Gue pegang janji lo .”

“iya janji . lo boleh cincang gue kalo gue ngelanggar janji itu.”

Setelah itu mereka memutuskan untuk pulang karena dika dan erika tidak mau orang rumah erika curiga padanya karena ia terlambat pulang ke rumah .

Setelah sampai di rumah erika langsung menuju ke kamarnya . dia membuka kembali beberapa foto dia dan dika sebelum masalah ini muncul . bahkan sekarang hari-harinya seperti kosong . karena dika sudah tidak di perbolehkan ayahnya lagi untuk datang ke rumah . walaupun erika mengikuti beberapa kegiatan di sekolah dan dia mengikuti les yang hampir setiap hari tapi dia merasa harinya ada yang kurang tanpa ada kehadiran dika . bahkan sekarang dia lebih memilih banyak diam dan bicara seperlunya saja baik di sekolah maupun di rumahnya . ia merasa sepi . walaupun masih bisa mengirim pesan lewat SMS pada dika ia masih menganggapnya kurang .

Begitu juga pada dika . di rumah yang ia biasa menjaili adiknya kini bahkan tak pernah lagi . dia menjadi murung . mukanya menjadi sedih . dan tentu saja orang tuanya bingung dengan keadaan dika yang sekarang . tapi mereka mengerti bahwa dika sedang ada masalah . mereka tidak akan ikut campur dalam masalah dika . karena mereka tau bahwa ini adalah masalah pribadinya.

Suatu sore adiknya dika mengirimkan SMS kepada erika .

From : Lita

Mba , mas dika lg knp c ? kok kelihatan sdih ? lg ad msalah ap c mb ?

To : Lita

Gapapa . msalahnya ya gtu lah . tpi kita lg cba hadepin bareng” kok . doain cepet slese ya masalahnya .

From : Lita

Iya mb aku doain . semangat ya mb !

Setelah SMS itu erika langsung membanting tubuhnya di atas kasur .

“ya tuhan . kapan masalah ini bisa selesai ?” katanya dalam hati .

Hari ini adalah jadwalnya dika datang ke rumah . erika menunggu di ruang tamu rumahnya . ia menunggu detik demi detik . jam demi jam . ia yakin dika pasti datang . tapi dugaannya salah . sampai jam yang biasanya dika pulang , dika tak muncul-muncul juga . erika kecewa . tapi dia tak bisa berbuat apa-apa . ia hanya bisa menangis . begitu pun hari-hari berikutnya . ia merasa tak punya semangat hidup . dia merasa hidupnya hanya sia-sia . tapi ia ingat ia masih punya dika yang sangat menyayanginya . dika selalu bilang jika ia merasa hidupnya sia-sia lebih baik dia menganggap semua yang dia lakukan adalah untuk dika . bukan untuk dirinya sendiri .

Erika sekarang sering menangis sendiri jika ia mengingat kenangannya bersama dika dulu . mereka selalu bersama . tapi sekarang , bertemu saja susah . setiap mereka mencuri-curi waktu untuk bertemu mereka selalu merasa was-was karena takut jika ada yang melaporkan hal ini pada ayah erika . erika ingin sekali masalah ini cepat mereka selesaikan . tapi ia bingung dan tidak tau bagaimana caranya . hingga suatu hari dika mengirimkan SMS pada Erika .

From : Dika

Ka , lo tanya aja deh ma kesiswaan lo alamat email yang ngirim tu foto . lo kan tau email gue apa aja . jadi itu bisa buat bukti k bokap lo . gue yakin tu bukan email gue . thx ka .

Setelah membaca SMS dika itu keesokan harinya erika datang menemui guru kesiswaannya . namanya pak toto . ia menemuinya di ruangan pak toto .

“permisi pak , boleh saya minta waktunya sebentar ?” kata Erika .

“Boleh , ada apa erika ? “ jawab kesiswaannya .

“begini pak , saya mau minta alamat email yang mengirim foto-foto saya itu pak . boleh ? “

“maaf erika bukannya bapak tidak mau memberi tahu kepada kamu , tapi …”

“tolong pak , saya tidak mau ayah saya menuduh dika tanpa bukti . padahal dika tidak tau apa-apa . tolong sekali pak.” Potong erika .

“baiklah , bapak kasih tau kamu , tapi bapak harap kamu menggunakannya dengan benar .”

“iya pak , terimakasih sebelumnya.” Jawab erika sumringah .

“sama-sama.”

Setellah itu erika lalu mengambil Hpnya dan memberitahu dika . dika langsung mengajak erika bertemu di dekat sekolahnya .

“tuh kan bener bukan gue yang ngirim tu foto . sekarang kita punya buktinya , gimana kalo ntar siang gue anterin lo pulang terus kita kasih tau hal ini ke bokap lo . lo mau ?”

“ya udah . gue tunggu lo di gerbang ya . see ya!”

Setengah berlari erika memasuki kelasnya . wajahnya pun berubah menjadi ceria . hal itu membuat dea bingung .

“lo kenapa ka ? sehat ?” tanya dea sambil memegang kening erika .

“iya lah . kalo ga sehat gue ga brangkat sekolah kaliiiiiii.” Jawab erika .

“hehe. Lo aneh aja . kaya orang gila , senyum-senyum ndiri . ckck.”

“kurang ajar lo de! Gue hajar mampus lo.”

“hehe. Bercanda non . sensi banget.”

“ah udah ah lama-lama ga lucu lo . jayus . eh bu rini tuh.”

Akhirnya mereka mengikuti pelajaran dengan baik. Walaupun erika sudah tidak sabar ingin pulang . bel sekolah berbunyi . dengan semangat ia melangkah menuju gerbang sekolah . disana dika telah menungguinya .

“lama bener keluarnya . ngapain aja non ?” tanya dika dengan nada jenaka.

“ah brisik lo . cepetan jalan . gue udah ga sabar ni.” Kata erika .

“ga sabar apanya ? kan gue ga mau anterin lo pulang .”

“dikaaaaaaa !!!! cepetan jalan . bercandanya udahan .”

“iya iya . gitu aja sewot. Pegangan yang kenceng lho ka.”

“sip sip.”

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15menit akhirnya mereka sampai di rumah erika . di depan rumah sedang ada kakak erika . dengan sewotnya dia melihat ke arah dika .

“ngapain lo kesini ?” tanya okta kakak erika.

“gue ? gue mau ngasih kejelasan semuanya disini.” Jawab dika.

“udah ah , dik kita masuk aja yuk . ga usah di ladenin tu orang.” Ajak erika sambil menarik tangan dika .

Di dalam rumah terlihat ayah erika yang sedang duduk . ayahnya kaget ketika melihat kehadiran dika . dika pun sudah tau kalau akan jadi begini .

“siang om.” Kata dika pada ayah erika .

“siang. Ngapain kamu kesini ?”

“gini om . saya mau menjelaskan semuanya . bahwa yang menyebarkan foto itu bukan saya. Saya sudah punya buktinya .”

“mana buktinya ? tidak usah banyak alasan kamu !” kata ayah erika .

“ini om . ini buktinya ini alamat emailnya dan ini nama pengirimnya .” kata dika sambil menyerahkan selembar kertas pada ayah erika .

Oktaviani nugrahani

Okta_ndutz@yeah.com

Tulisan di kertas itu yang membuat ayah erika terkejut . lalu ayah erika memanggil okta .

“okta! Apa-apaan kamu ini ? apa kamu mau menghancurkan keluarga kita ? cepat minta maaf pada adikmu dan dika.” Bentak ayah erika .

“tapi yah, okta ga tau tentang ini . okta bener-bener ga tau .” jawab okta

“alah alesan kamu . cepat minta maaf !”

“iya iya . maafin gue ya ka , dik . gue salah . sebenernya gue cuman iri ma kalian . gue berniat ngancurin hubungan kalian. Maafin gue iya.”

“iya gue maafin. Tapi awas lo kalo ngelakuin ini lagi . ga kan gue anggep lo kakak gue.” Jawab erika dengan nada mengancam.

“iya , liatin aja kalo lo brani kaya gitu lagi.” Jawab dika tak kalah ketusnya .

“maafin saya juga ya dika, sudah menuduh kamu yang tidak-tidak.” Sambung ayah erika.

“sama-sama om. Tapi saya boleh dateng kerumah lagi kan om ?” jawab dika dengan nada penuh harap .

“iya tentu saja . dan kamu okta ! ayah hukum kamu! Berangkat dan pulang kuliah harus dengan ayah , dan pacar kamu tidak boleh datang ke rumah ini lagi . ingat itu.” Kata ayah erika.

“yaaaaaahhhh ayah .” jawab okta sedih .

Akhirnya erika dan dika disetujui oleh ayah erika . sekarang dika sudah boleh datang kerumah erika lagi . dan erika pun kembali ceria seperti dulu .

Iklan